Gimana sih bentuknya kangen? gimana sih bentuknya sebel tapi sayang? jawabnya, dia gak berbentuk. Tapi dia bisa dirasa. Rasanya, kayak dada yang sesak, dan kalo dihayati bisa menangis.

Gimana dengan marah? Benci? Kecewa? Bahagia?

Mereka dengan kompaknya menjawab ,’sda laah yaaa…’. alias idem.

Bisa jadi gw pun lagi ngerasain itu. Dan sampe pada titik, mau nangis. Mungkin setelah ini, akan gw biarkan air mata ini menjalankan fungsinya, sebagai bagian dari anugerah Allah. Setidaknya air mata ini enggak ‘magabut’, makan gaji buta….

Incoming search terms for the article:

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Live
  • MSN Reporter
  • MyShare
  • MySpace
  • Wikio
  • Wikio FR
  • Wikio IT
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Bookmarks